Archive for the ‘Administration’

Administrasi database link07.04.08

Database link, atau dikenal dengan db link, adalah sarana komunikasi antar dua database. Dengan db link, kita bisa melakukan query dari satu database ke database lain. Sering dipakai dalam sistem database terdistribusi (distributed system) dan replikasi (replication).

Pada dasarnya tidak ada batasan apakah kedua database Oracle yang berkomunikasi melalui db link itu versinya sama atau tidak, kecuali secara eksplisit disebutkan Oracle. Yang pasti, database yang sama versinya (walaupun beda OS-nya) komunikasi db link terjadi secara perfect. Kalau kedua database beda versi, menurut pengalaman saya:

  • Dari 8i ke 9i (atau sebaliknya) gak masalah
  • Dari 8i ke 10g (atau sebaliknya) ada masalah, misalnya data bisa diquery tapi hasilnya “no rows selected” padahal seharusnya ada rows-nya.
  • Dari 9i ke 10g (atau sebaliknya) gak malasalah

(more…)

Posted in Administration, Conceptwith No Comments →

Diskusi tentang Load balance di RAC07.02.08

Ada diskusi saya dengan teman-teman di milis indo-oracle tentang RAC. Tampaknya menarik untuk saya taruh di blog ini. Ini tentang load balance.

Sharing teman I

I have rac environment: hp-ux itanium, 2 node rac, db 10.2.0.2, hp-serviceguard

Now we got problem may be bug… From the OS side it seem balance, that the currently processes running is same (throughtop/glance). The memory utilization is almost balance as well as cpu

But from inside oracle node2 has 70% from total sessions. I have configured server-side and client side load balancing altogether. clb_goal set to short, throughput in the service

From SR support told me that querying V$osstat on this platform return no rows, that may be the root cause.

Tanggapan saya

Memory dan CPU sudah balance, itu berarti “load balance” sudah tercapai. CMIIW, term “load balance” itu menitik beratkan pada load system secara keseluruhan, bukan semata-mata jumlah session di masing-masing instance.

Kadang (bahkan sering) jumlah session tidak berbanding lurus dengan load (pemakaian resource). Load untuk 1 session transaksi insert 1 row BERBEDA dengan load untuk 1 session yang melakukan deleting 1m rows.

(more…)

Posted in Administration, Conceptwith No Comments →

High Water Mark07.01.08

Beberapa waktu yang lalu saya membahas tentang bagimana cara mengurangi size dari datafile (tablespace). Datafile tidak bisa dikurangi sampai batas High Water Mark (HWM).

Misalkan kita punya tablespace USERS yang punya datafile 3G. Namun bila kita lihat di OEM, TOAD, atau melalui view dba_free_space, ternyata datafile tersebut mempunyai free space cukup banyak yaitu 2G, itu artinya yang kepakai hanya 1G. Namun datafile tersebut tidak bisa diresize menjadi 1G, bahkan 2G saja tidak bisa.

SQL> alter database
datafile '/oradata/oracle/ts/users01.dbf' resize 2048M;
ORA-03297: file contains used data beyond requested RESIZE value

Dulunya, tablespace USERS mungkin (pasti) pernah kepakai sampai 3G. Bisa kepakai oleh table, index, ataupun temp segment. Namun sekarang sudah banyak yang dihapus sehingga yang terpakai hanya 1G. Nah ini yang penting, DULUNYA pernah dipakai. Oracle membuat aturan bahwa datafile tidak bisa di-resize menjadi ukuran maksimal yang DULUNYA pernah dipakai. Ukuran maksimal yang DULUNYA pernah dipakai ini disebut sebagai HIGH WATER MARK (HWM).

(more…)

Posted in Administration, Conceptwith No Comments →

Teori dan Administrasi init file (pfile dan spfile)06.28.08

Konfigurasi instance disimpan di file bertipe text yang dikenal dengan init file (initial file) atau pfile (parameter file). Mulai versi 9i Oracle memperkenalkan pfile bertype binary yang disebut spfile.

Di Unix family, init file ada di directory $ORACLE_HOME/dbs. Sedangkan di Windows ada di folder %ORACLE_HOME%\database.

Format nama file:

  1. Pfile: initNAMAINSTANCE.ora
    Di Unix, nama instance adalah case sensitive, instance dataku berbeda dengan DATAKU. Pfile untuk instance dataku adalah initdataku.ora. Dan Pfile untuk instance DATAKU adalah initDATAKU.ora

    Sedangkan di Windows, nama init file tidak case sensitive, instance dataku ya sama saja dengan DATAKU. Kalau kita membuat database dengan dbca, initfile yang terbentuk adalah INITdataku.ORA. Kalau file ini diganti dengan initDATAKU.ora yang tidak apa-apa, Windows gitu lho!

  2. Spfile: spfileNAMAINSTANCE.ora
    Sama seperti pfile, case sensitive di Unix dan tidak case sensitive di Windows.

(more…)

Posted in Administration, Conceptwith No Comments →

Maintenance Log dan Trace File06.27.08

Kalau tidak perhatian, kita bisa kaget “Lho, kok file system (drive) Oracle saya penuh! Masa sampai 40G begini? Padahal dulu waktu instalasi, cuma 5G. Lagian file-file database ditaruh di file system (drive) lain.”

Yang bikin penuh itu pasti (biasanya) file-file log dan trace yang digenerate oleh Oracle. Untuk itu, kita perlu mengerti, file-file apa sih itu.

(more…)

Posted in Administrationwith 2 Comments →

Komputer Lambat setelah Install Database Oracle06.26.08

Untuk belajar database Oracle ataupun keperluan development, kita bisa menginstall software Oracle di komputer (PC) kita. Misalkan kita menginstall database Oracle di PC kita yang punya memory 1 GB dan hard disk puluhan GB. Terus, setelah install kok performance PC jadi lambat, ya. Kenapa?

Ketika instalasi, kita ditanya apakah akan membuat database sekalian? Lihat gambar di bawah ini.

(more…)

Posted in Administrationwith No Comments →

Step-step Mencopy Database ke Mesin yang Sama06.24.08

Mengcopy database di mesin lain, itu sama saja dengan backup & recovery konvensional. Mengcopy database di mesin yang sama, ada sedikit bedanya karena di satu mesin tidak boleh ada 2 (atau lebih) database yang sama; ada step untuk mengubah nama database.

Saya punya 1 database development, nama databasenya adalah ts2. Untuk keperluan test, saya butuh database lagi di mesin development tersebut. Content database baru adalah sama dengan database terdahulu. Bagaimana cara membuatnya, ada dua cara:

  1. Membuat database baru, export dari database lama, kemudian import ke database baru.
  2. Mengcopy database lama ke yang baru, seperti kalau backup dan recovery

Cara pertama tentu saja memakan waktu yang cukup lama, apalagi kalau datanya cukup besar. Kalau begitu saya pilih cara kedua; saya backup database pertama, kemudian saya naikkan (restore & recovery) dengan nama yang berbeda (saya beri nama tsrep). Berikut ini langkah-langkahnya:

(more…)

Posted in Administration, Backup & Recoverywith 6 Comments →

Administrasi User06.20.08

Waktu kita membuat database, secara otomatis Oracle membuat user sys dan system. User sys bisa melakukan apa saja, oleh karenanya disebut sebagai super user. User system digunakan untuk administrasi database sehari-hari, misalnya membuat user, tablespace, dan lain-lain. Kalau user sys bisa melakukan semuanya, kenapa mesti ada user system? Ya tentu saja, pertimbangannya adalah masalah security. Oke, mari kita mulai membahas administrasi user di database Oracle.

Create (membuat) user

Berikut ini format perintah SQL untuk membuat user [Gambar diambil dari dokumentasi Oracle 9i]
(more…)

Posted in Administrationwith No Comments →

Replikasi: Membuat Materialized View (Snapshot)06.13.08

Solusi replikasi dari Oracle di antaranya adalah Oracle Stream dan Advanced Replication . Advanced Replication meliputi Multimaster, Materialized View, dan hybrid (antara Multimaster replication dan materialized view).

Istilah Materialized View (MV) dipakai Oracle sejak versi 9i. Di versi 8i ke bawah di sebut sebagai snapshot. MV merupakan View yang dimaterialisasi. View konvensional tidak menyimpan data, dia hanya menyimpan definisi (nama kolom, table) sementara data secara fisik masih ada di tabel source-nya. Saya punya contoh 2 view:

  1. Query ke suatu tabel di database lain melalui database link (db link)
  2. Query yang join ke beberapa tabel

Kalau kedua View itu sering diakses sementara datanya sangat besar, dapat kita bayangkan betapa beratnya pekerjaan itu. Seandainya hasil view itu ditaruh ke dalam tabel dummy, dan akses ke view selanjutnya diarahkan ke tabel dummy tersebut, sungguh akan sangat mempercepat proses (tanpa query melalui database link yang dibatasi oleh bandwidth network, dan tanpa perlu melakukan join query yang berulang-ulang). Inilah yang mendasari Oracle untuk mematerialisasi view (semacam membuat tabel dummy untuk view tersebut).

(more…)

Posted in Administrationwith 1 Comment →

Administrasi Tablespace06.04.08

Tablespace merupakan bagian dari arsitektur logic database Oracle [secara sekilas, struktur logik database Oracle adalah tablespace, segment, extent, dan block]. Tablespace digunakan sebagai tempat (storage) bagi segment. Segment adalah object database yang mempunyai data. Yang termasuk segment adalah table, index, cluster, rollback (undo), lobsegment, lobindex, table partition, index partition, lob partition, temporary segment, dll. Gunakan query berikut untuk melihat type-type segment yang ada di database kita SQL> select distinct SEGMENT_TYPE from dba_segments;

Secara fisik, tablespace terdiri atas satu atau lebih datafile. Informasi tentang tablespace ada di view v$tablespace , dba_tablespaces, dba_data_files, dba_temp_files, dll.

Gunakan command berikut untuk melihat tipe-tipe tablespace SQL> select distinct CONTENTS from dba_tablespaces; Berdasarkan hasil query tersebut, berikut ini 3 tipe tablespace:
- UNDO. Untuk menyimpan rollback (undo) segment
- TEMPORARY. Untuk menyimpan temporary segment
- PERMANENT. Untuk menyimpan segment selain dua di atas (contoh tabel, index)

(more…)

Posted in Administrationwith No Comments →

    Ingin dikirim artikel ke Email Anda?

  • Enter your email address:

    Delivered by FeedBurner

  • Search