Mulai Menulis Lagi


Image courtesy of anankkml / FreeDigitalPhotos.net

He…he… Kok rasanya kagok ya begitu mo mulai nulis. Padahal dulu nulis itu seperti makan kacang. Jalan terus tau-tau habis banyak. Sekarang mesti mikir-mikir, mau nulis apa ya; truss… bahasanya gimana ya… Waduh, kalau kayak gini, kapan nulisnya 🙂

Rasa-rasa seperti ini dulu pernah saya alami, ketika mau nge-blog pertama kali. Persis, seperti itulah. Hem… kayaknya kebangeten banget kalau jatuh lagi di lubang yang sama. So, what next?

Yang paling gampang adalah, tulis apa yang sedang dirasakan. Tulis saja. Apa perasaan sungkan, malu, jaim, sok pengin tampil perfect, dll. Jangan berusaha mengedit kalimat yang telah ditulis. Mengeditnya nanti saja, kalau sudah selesai semua. Kenapa? Kalau terpaku pada setiap kalimat yang telah ditulis, nanti jadi lambat untuk majunya. Just mengalir saja, hayati apa yang dirasakan, kemudian tulis apa yang dirasakan tersebut. Just it is. Hanya begitu. Tuh khan, saya dah berhasil nulis bererapa kalimat 🙂

Sebenarnya apa sih yang menghambat kita itu? Tak lain dan tak bukan adalah keinginan untuk tampil sempurna. Dalam hal menulis ini misalnya. Begitu kita pengin nulis, eh muncul perasaan “Nanti bagus gak ya. Nanti gimana kata orang. Kalau jelek gimana. Kalau ditertawain orang gimana. ???”

So, jadilah diri sendiri. Hayati apa yang sedang dirasakan. Tuliskan apa yang pengin ditulis. Dan, saya ucapkan selamat datang kembali di dunia blog menge-blog pada diri saya sendiri 🙂 Narsis itu lebih baik dari pada tampil perfect selama itu adalah diri kita sendiri.

Hari Pertama ngeblog lagi


Image courtesy of anankkml / FreeDigitalPhotos.net

Dulu saya pernah nge-blog di multiply. Karena suatu hal akhirnya blog tersebut saya closed. Itu kira-kira setahun yang lalu. Dasar hobinya nulis, rasanya kok gatal kalo gak nulis-nulis. Makin lama gatal itu makin parah 🙂 Jadi deh untuk ngurangin gatal ya salah satunya ngeblog lagi.

Sebenarnya blog bukan satu-satunya saluran hobi menulis. Masih ada milis. Ada lebih dari 20 milis yang kuikuti, beberapa di antaranya saya aktif nulis.