Cara merencanakan Gaji dan Mencapainya

Sudahkah anda membuat perencanaan gaji anda? Membuat target, berusaha mencapai target, dan mengevaluasinya? Apakah saat ini posisi gaji belum mencapai target, meet target, atau mungkin melewati target?

Perencanaan ini sebaiknya dibuat ketika mulai kerja. Bagi anda yang belum pernah membuat planning ini, mulailah sekarang. Lebih baik terlambat dari pada tidak memulai sama sekali, dalam bahasa kerennya “Tidak ada kata terlambat!”

Tulis keinginan anda. Berapa gaji yang anda inginkan di tahun pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya. Di akhir tahun, catat yang anda dapatkan, dan evaluasi. Apakah meet ekspektasi apa tidak?

Bila tidak meet ekspektasi, apa yang akan anda lakukan? Berikut ini saran buat anda, saran ini pernah saya lakukan, dan akan saya lakukan terus. Saya juga seperti anda, ingin gajinya naik terus 🙂

  • Apakah kenaikan gaji tahun ini terlalu kecil? Rencanakan tahun depan naik gaji lebih besar lagi. Sudah pasti, bekerja harus lebih giat lagi 🙂
  • Apakah tahun ini anda layak mendapatkan promosi? Pertimbangkan untuk minta advice dengan atasan. Sampaikan bahwa anda sudah layak untuk promosi. Promosi bisa dua macam, naik level (golongan) atau naik [memegang] jabatan [baru]. Keduanya sudah pasti diikuti dengan kenaikan gaji.
  • Bila perusahaan tempat anda bekerja saat ini tidak memungkinkan anda mencapai target gaji, pertimbangkan untuk pindah perusahaan. Kalau saya membuat ‘aturan’ begini, dalam dua atau tiga tahun saya harus membuat lompatan gaji yang berarti; bila di perusahaan sekarang tidak bisa mencapainya, sudah saatnya bagi saya untuk merapikan CV 🙂

Itu mengenai gaji. Kalau mengenai pendapatan, beda lagi. Pendapatan bukan sekedar dari gaji, cakupannya lebih luas.

Segitu dulu sharing dari saya. Bukan bermaksud menggurui, sekedar memberi semangat 🙂

This entry was posted in Tips Karir and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Cara merencanakan Gaji dan Mencapainya

  1. Daniel says:

    Mantab pak, memotivasi…heee!

  2. amel says:

    Setuju. Cara paling cepet untuk naik gaji (dengan lompatan besar) memang pindah ke perusahaan lain, pak. Kalo di perusahaan yang sama, tiap tahun hanya naik 10% – 20% setelah appraisal. Beda kasus kalo naik gaji karena promosi pangkat.

    Dulu akhir th 2000 saya masuk dengan gaji 800 ribu. Th 2001, pindah kerjaan karena setelah 3 bulan, penyesuaian gaji hanyalah 10% jadi 880 ribu. Pindah kerjaan dan gaji pun pindah jadi 1,3. Terus naik pangkat jadi coordinator, jadi 1,8 juta. Th 2003, karena tak mungkin naik posisi lagi karena posisi di atas saya adalah manajer, saya pindah kerja lagi ke perusahaan lain jadi asisten manajer dengan gaji 3,25 juta. Sayang setelah itu saya menikah dan memutuskan untuk tak bekerja lagi.

    Jadi jika memang dirasa gaji yang diberikan perusahaan tidak mencukupi, setuju sekali kalau sudah saatnya untuk merapikan CV.

  3. Kanggo says:

    Sebelum lulus kuliah (2011), saya kerja di instansi pemerintah, gaji saya 750 rb bln Maret, naik jadi 1jt di bulan April. Sampai sekarang Juni 2013 gaji saya masih 1jt. Sy sgt berharap tiap tahun ada kebijakan baru, tp msh blm ada.
    Alasan sy bertahan di sini, berharap lolos CPNS. Kt SDM, “jk sdh lama honor di sini, bisa direkomendasikn u CPNS di sini”.
    Akhirnya sy memutuskn untuk merapikan CV. Kerja saat ini jd gak smgt, krn fokus sy sdh ingin pindah kerja ke yang lebih baik, terutama secara finansial, krn saat ini sy sdh menikah dan mmlki 1 anak, gak cukup gaji segitu.
    Jd curhat ^_^. Intinya, kl ada shbt yg nasibnya sprt saya, saran saya sgr rapikan CV.
    Tabel pencapaian target gaji di atas semakin menambah insprs bg sy u mncr perusahaan yg mengerti kebutuhan kryawannya.
    Nice share Kang Rohmad ^_^

  4. epul says:

    good artikel 🙂

  5. sancoLgates says:

    nice share om,
    iya jangan terlalu nyaman dengan satu perusahaan, klo ane setahun cukup buat pengalaman dan cari tantangan baru…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *