Pekerjaan yang Berkaitan dengan Database Oracle

Pekerjaan apa saja yang berkaitan dengan database Oracle?

  1. Yang pasti DBA (Database Administrator) 🙂
  2. Application developer.
    Sering disebut sebagai programmer. Kadang disebut SQL/PLSQL Developer.
  3. Application Architect.
    Kadang disebut juga sebagai System Analyst
  4. Data Architect.
    Untuk pekerjaan yang besar, Application Architect lebih fokus ke logical design, sementara untuk Physical Design dikerjakan oleh Data Architect. Namun kebanyakan pekerjaan Data Architect di-handle juga oleh Application Architect.

Untuk perusahaan konsultan (penyedia jasa), berikut ini jenis pekerjaannya:

  1. Pre Sales Engineer
    Mendampingi sales dalam menjual Oracle, khususnya dalam menjelaskan product secara teknis. Sales biasanya menjual banyak (apa saja) product  dan knowledge-nya tidak fokus (mendalam), makanya sales sangat membutuhkan pre-sales engineer.
  2. Implementator
    Setelah product terjual (calon customer jadi membeli product), maka tahap selanjutnya adalah implementasi. Pekerjaan ini meliputi: Instalasi, konfigurasi system, dan handover ke customer (user). Sering dijumpai, pekerjaan Implementator ini dirangkap oleh Pre Sales Engineer.
  3. Maintenance
    Setelah system berjalan, perusahaan konsultan bisa menawarkan jasa maintenance. Maintenance inilah yang merupakan pekerjaan pokok DBA. Scope DBA:

    • Administrasi dasar (basic adminitration)
    • Backup & recovery
    • Tuning
    • Throubleshooting
    • Apply patch
    • Upgrade versi
  4. Trainer
    Kebanyakan perusahaan konsultan juga menjual jasa training. Trainer ini bisa dedicated (dalam arti si employee kerjanya emang ngajar saja) ataupun tidak dedicated (bisa memakai employee lain, misalnya DBA, yang sedang tidak sibuk di proyek. Bisa juga memakai tenaga freelance)

Di sektor pendidikan formal, beberapa universitas telah memasukkan materi Oracle Database ke dalam kurikulum peminatan bidang study. Ini tentu saja menambah lapangan kerja buat profesi yang berkaitan dengan Oracle Database 🙂

Nah, di bagian manakah anda sekarang bekerja? Bagi calon Oracle engineer, anda mau di bagian yang mana? Kebetulan saya pernah menjalani semua pekerjaan di atas, kecuali yang di sektor pendidikan formal. 🙂

Throubleshooting Error Install Database Oracle

Ketika menginstall Oracle, di bagian-bagian pertama ada step “Checking installer requirements…”. Step ini memeriksa apakah hardware (CPU, memory, disk, dll) dan software (Operating System / OS, release, patch, dll) sudah sesuai persyaratan. Oleh karena itu, sebaiknya (seharusnya) dibaca dulu dokumentasi “Installation Guide”-nya. Dokumentasi ini ada di paket CD atau file download, biasanya di direktori database\doc. Jadi, masuk ke direktori tersebut dan buka file index.htm.

Kalau system requirement tidak terpenuhi, maka akan muncul error seperti contoh berikut
(seperti yang dialami oleh rekan Yogi yang disampaikan di Install database oracle 10g di Windows XP)

” Checking installer requirements…

Checking operating system version: must be 5.0, 5.1, 5.2 or 6.0. Actual 6.1
Failed <<<<

Exiting Oracle Universal Installer, log for this session can be found at D:\Program Files (x86)\Oracle\Inventory\logs\installActions2011-03-01_10-23-40AM.log

Please press Enter to exit… "

Solusinya adalah lihat dokumentasi “Installation Guide”-nya dan lihat poin-poin mana yang kurang, kemudian lengkapi poin-poin yang kurang tersebut. Kadang-kadang kekurangan itu tidak penting (tidak mandatory), maka kita bisa melewati (men-skip) step “Checking installer requirements…” tersebut. Caranya, tambahkan parameter -ignoreSysprereqs.

Continue reading Throubleshooting Error Install Database Oracle