Partitioning Table: Definisi dan Contoh

Filosofi partisi adalah memecah tabel ke dalam beberapa segment (partisi atau subpartisi), di mana tabel konvensional hanya mempunyai satu segment.

Misalkan kita punya tabel PENJUALAN dengan 8 juta records, kita ingin query data untuk quartal pertama tahun ini. Pada tabel konvensional (non partition), query akan men-scan keseluruhan 8 juta records data tersebut karena berada dalam 1 segment. Nah, kalau tabel itu dipartisi (by range untuk kolom tanggal penjualan) maka query akan men-scan khusus segment di mana data itu berada; tidak semua 8 juta records data itu di-scan, sehingga proses query lebih cepat.

Manfaat lain dari partitioning adalah tiap-tiap segment (partisi atau subpartisi) bisa ditaruh di tablespace yang berbeda, sehingga kita mendapat manfaat dari spreading (menyebar) tablespace, yaitu penyebaran I/O dan mengurangi resiko loss data karena tablespace corrupt.

Ada 3 metode utama partisi, dan ada 2 macam composite (gabungan):

  1. Range partitioning
  2. List partitioning
  3. Hash partitioning
  4. Composite range-list partitioning
  5. Composite range-hash partitioning

Misalkan saya punya tabel penjualan yang punya kolom no_invoice, tgl_jual, dan area.

CREATE TABLE penjualan
    ( no_invoice 	NUMBER,
      tgl_jual    	DATE,
      area 		varchar2(10));

Dalam artikel ini saya juga akan memberi contoh macam-macam partisi yang bisa dilakukan pada tabel penjualan tersebut.

Continue reading Partitioning Table: Definisi dan Contoh

Contoh koneksi dari PHP ke Oracle

Dalam artikel ini saya akan membahas bagaimana membuat koneksi dari PHP ke database Oracle. Dalam contoh, saya akan menampilkan view DBA_USERS ke halaman PHP.

SID         = EMREP
Username    = system
Password    = systempasswd
ORACLE_HOME = /oracle/9.2.0
Query       = select username,default_tablespace,
temporary_tablespace,account_status,
profile from dba_users order by username;

Hasilnya nanti akan seperti ini
Continue reading Contoh koneksi dari PHP ke Oracle

Menjalankan OS Command atau Shell Script dari PL/SQL

Menjalankan OS Command atau shell script dari SQLPlus sudah biasa kita lakukan. Biasanya kita menggunakan ! atau host (catatan: di Windows hanya bisa pakai host, tidak bisa pakai !), contoh:

SQL> ! ls -la
SQL> ! /data1/oracle/Users/rohmad/test.sh
SQL> host ls -al
SQL> host /data1/oracle/Users/rohmad/test.sh

Namun ini hanya berlaku:

  • OS command ini eksekusi di mana kita menjalankan SQL Plus.
  • OS command yang dijalankan adalah OS command di mana kita menjalankan SQL Plus. Misalnya kita menjalankan SQLPlus di PC kita, maka OS command yang dijalankan adalah OS command yang ada di PC kita, bukan OS command di mesin/server database

Tantangan berikutnya:

  • bagaimana menjalankan OS command (shell script) yang ada di mesin/server database sementara kita memanggilnya lewat SQLPlus yang ada di PC kita?
  • Bagimana caranya menjalankan OS command (shell script) dari PL/SQL atau prosedur?

Nah, artikel ini akan menjawab tantangan tersebut. Kita akan memanfaatkan DBMS_SCHEDULER, feature ini mulai dikenalkan sejak Database Oracle versi 10g. Untuk versi 9i ke bawah, bisa mencari referensi di asktom.oracle.com
Continue reading Menjalankan OS Command atau Shell Script dari PL/SQL

Oracle juara 1 sebagai implementator aplikasi

Saya dapat kiriman Press Release dari Oracle yang menerangkan bahwa

Firma Analisis Independen Menempatkan Oracle pada Posisi #1 dalam Pasar Software Pengimplementasi Aplikasi di Asia Pasifik (tidak termasuk Jepang)”

Oracle Juga Menunjukkan Peranan BEA yang Diakuisisi Oracle Dalam Strategi Produk Untuk Middleware Generasi Lanjutan

JAKARTA – 21 Juli 2008

  • Oracle mengumumkan bahwa IDC, sebuah firma riset dan penasehat pasar TI, telah menempatkat Oracle sebagai pemimpin pasar di Asia Pasifik (kecuali Jepang) dengan pangsa pasar sebesar 30,5 persen dalam pasar software pengimplementasi aplikasi sesuai dengan penghasilan untuk tahun 2007.
  • Menurut laporan IDC, Oracle merupakan vendor software pengimplementasi aplikasi dengan pertumbuhan tercepat dari lima vendor terkemuka lainnya di Asia Pasifik (kecuali Jepang) di tahun 2007, mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 38,1 persen dari 2006 sampai 2007.
  • Oracle tumbuh lebih cepat dari pertumbuhan keseluruhan pasar.
  • Menurut IDC, pasar software pengimplementasi aplikasi tumbuh 23,7 persen di tahun 2007 untuk Asia Pasifik (kecuali Jepang) sebesar $665.5 juta.
  • Pada 1 Juli 2008, dalam webcast langsung yang dihadiri oleh mitra dan pelanggan dari seluruh dunia, Oracle President Charles Phillips dan Oracle Fusion Middleware Senior Vice President Thomas Kurian menguraikan secara singkat strategi middleware Oracle, yang menyatukan produk terbaik dari BEA dan Oracle® Fusion Middleware dan menghadirkan kesinambungan dan perlindungan modal untuk pelanggan dua produk ini.
  • Oracle berencana menghadirkan fungsi dan kemampuan yang meningkat di setiap portfolio produk mereka yang semakin meluas.
  • Oracle menunjukkan rencana untuk prduk strategis BEA dan Oracle Fusion Middleware – termasuk rencana untuk Application Server (www.oracle.com/appserver), Tuxedo (www.oracle.com/tuxedo), BPM (www.oracle.com/bpm), WebCenter (www.oracle.com/webcenter), SOA (www.oracle.com/soa), dan Development Tools (www.oracle.com/tools). (Untuk informasi lebih lanjut dan daftar produk lengkap kunjungi: www.oracle.com/goto/july1)
  • Oracle juga berencana mempertahankan dan memperluas ekosistem mitra – termasuk System Integrators, Independent Software Vendors, Value-Added Distributors dan Value-Added Resellers – untuk membantu mempermudah pengimplementasian Oracle Fusion Middleware.
  • Oracle Indonesia juga mengadakan Oracle Developer Day pada 11 Juni 2008 untuk menerangkan teknologi dari Oracle seperti Oracle Fusion Middleware dan Oracle Database 11g kepada para mitra dan pelanggan. Tampak Blair Layton, Senior Manager, Developer Program, Oracle APAC, berbicara di depan para partisipan Oracle Developer Day 2008.

Continue reading Oracle juara 1 sebagai implementator aplikasi

Strategi Mengambil Training Database Oracle

Banyak yang bertanya pada saya, “Pak, apa saja materi training yang ada? Materi apa aja yang perlu saya ambil duluan? Trus, bagusnya saya ambil training database versi berapa ya? Lantas, di mana tempat trainingnya? …”

Database yang paling banyak digunakan saat ini adalah 9i dan 10g. Versi 8i sudah obsolete (Oracle sudah tidak mensupport lagi); masih banyak dipakai karena application specific (aplikasi yang dipakai hanya certified untuk database 8i), juga masih dipakai karena sudah ada dari dulu dan tidak ada urgensi untuk di-upgrade. Sementara versi 11g untuk saat ini (Jul 2008) masih relatif baru.

Walaupun versi Oracle yang masih dipakai ada banyak, secara fundamental esensinya sama saja. Secara umum, garis-garis besar materi database Oracle Adalah:

  1. Oracle SQL dan PL/SQL
  2. Administration
  3. Backup and Recovery
  4. Oracle Network
  5. Performance Tuning
  6. Product specific (Dataguard, RAC, Datawarehouse, dll)

Untuk mengetahui feature-feature yang baru dan yang obsolete tiap versi, silahkankan lihat di sini: 10g Release 2, 9i Release 2, dan 11g.

Materi (modul) training yang disarankan

Sebaiknya mengambil training database versi berapa? Bagi yang sudah bekerja, mungkin menyesuaikan dengan versi (environment) database yang saat ini dimaintain. Bagi yang sedang mempersiapkan diri menjadi DBA, saya sarankan yang versi 10g.

Untuk materi training, saya menyarankan berdasarkan garis-garis besar materi Oracle dan materi ujian sertifikasi OCA (Oracle Certified Associate) dan OCP (Oracle Certified Professional).

Continue reading Strategi Mengambil Training Database Oracle