<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Dataguard 10g: Administrasi Physical Standby DB</title>
	<atom:link href="http://rohmad.net/2008/06/10/dataguard-10g-administrasi-physical-standby-db/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rohmad.net/2008/06/10/dataguard-10g-administrasi-physical-standby-db/</link>
	<description>Administrasi &#124; Belajar &#124; Tutorial</description>
	<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 19:37:08 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.1</generator>
		<item>
		<title>By: MasOrcl</title>
		<link>http://rohmad.net/2008/06/10/dataguard-10g-administrasi-physical-standby-db/#comment-693</link>
		<dc:creator>MasOrcl</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 03:36:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rohmad.net/2008/06/10/dataguard-10g-administrasi-physical-standby-db/#comment-693</guid>
		<description>Mas, thxx tutorial nya ..
Kl di Primary database, 
di salah satu tablespace Temporary atau User 
di tambahkan datafile,  dampak nya ke Standby database bagaimana ?
apa langsung ter singkronisasi ? atau ada proses untuk singkronisasi nya ? 

Regards</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas, thxx tutorial nya ..<br />
Kl di Primary database,<br />
di salah satu tablespace Temporary atau User<br />
di tambahkan datafile,  dampak nya ke Standby database bagaimana ?<br />
apa langsung ter singkronisasi ? atau ada proses untuk singkronisasi nya ? </p>
<p>Regards</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rohmadne</title>
		<link>http://rohmad.net/2008/06/10/dataguard-10g-administrasi-physical-standby-db/#comment-644</link>
		<dc:creator>rohmadne</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 06:45:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rohmad.net/2008/06/10/dataguard-10g-administrasi-physical-standby-db/#comment-644</guid>
		<description>Hallo rekan Qq.
Pertanyaan anda sudah saya jawab di sini
http://rohmad.net/2008/06/09/dataguard-10g-membuat-physical-standby-database/#comment-643</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hallo rekan Qq.<br />
Pertanyaan anda sudah saya jawab di sini<br />
<a href="http://rohmad.net/2008/06/09/dataguard-10g-membuat-physical-standby-database/#comment-643" rel="nofollow">http://rohmad.net/2008/06/09/dataguard-10g-membuat-physical-standby-database/#comment-643</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Qq</title>
		<link>http://rohmad.net/2008/06/10/dataguard-10g-administrasi-physical-standby-db/#comment-635</link>
		<dc:creator>Qq</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2008 10:38:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rohmad.net/2008/06/10/dataguard-10g-administrasi-physical-standby-db/#comment-635</guid>
		<description>Alo pak rohmad…
maw tanya ni..

Jika saya ingin buat standby db system pada 2 komputer di lab untuk Tugas Akhir, akan tetapi komputer2 tersebut masih dipakai lab untuk kegiatan praktikum (beda OSnya dengan OS tmpat oracle saya), sehingga sering direstart..
Kira2 apa akibatnya utk primary db dan standby dbnya?
Apa stelah standby system saya sudah beres,kemudian dipakai praktikum (direstart lagi), standby system saya akan rusak?

Jika iya, ada usul utk penanganan hal tsb?
(apa dgn deep freeze)?

Satu lagi…
Pak rohmad ga buat stndby log file ya?
sebab saya ingin menerapkan ketiga data protection mode pada Tugas Akhir saya..

oia sbelumnya dulu saya juga sudah pernah buat standby system untuk riset saya..akan tetapi dulu hanya implementasi saja,sehingga tidak menganalisa data protection mode (hanya default saja,max performance)
Sekian terima kasih..mohon balasannya ya pak..=)
Thx</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alo pak rohmad…<br />
maw tanya ni..</p>
<p>Jika saya ingin buat standby db system pada 2 komputer di lab untuk Tugas Akhir, akan tetapi komputer2 tersebut masih dipakai lab untuk kegiatan praktikum (beda OSnya dengan OS tmpat oracle saya), sehingga sering direstart..<br />
Kira2 apa akibatnya utk primary db dan standby dbnya?<br />
Apa stelah standby system saya sudah beres,kemudian dipakai praktikum (direstart lagi), standby system saya akan rusak?</p>
<p>Jika iya, ada usul utk penanganan hal tsb?<br />
(apa dgn deep freeze)?</p>
<p>Satu lagi…<br />
Pak rohmad ga buat stndby log file ya?<br />
sebab saya ingin menerapkan ketiga data protection mode pada Tugas Akhir saya..</p>
<p>oia sbelumnya dulu saya juga sudah pernah buat standby system untuk riset saya..akan tetapi dulu hanya implementasi saja,sehingga tidak menganalisa data protection mode (hanya default saja,max performance)<br />
Sekian terima kasih..mohon balasannya ya pak..=)<br />
Thx</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rohmadne</title>
		<link>http://rohmad.net/2008/06/10/dataguard-10g-administrasi-physical-standby-db/#comment-428</link>
		<dc:creator>rohmadne</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2008 09:41:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rohmad.net/2008/06/10/dataguard-10g-administrasi-physical-standby-db/#comment-428</guid>
		<description>Kalau mesin primary mati, kita bisa mengaktifkan mesin secondary untuk menjadi primary. Namun ini kita lakukan secara manual (tidak otomatis). Tentu saja, dari sisi client akan ada downtime.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau mesin primary mati, kita bisa mengaktifkan mesin secondary untuk menjadi primary. Namun ini kita lakukan secara manual (tidak otomatis). Tentu saja, dari sisi client akan ada downtime.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Homsan</title>
		<link>http://rohmad.net/2008/06/10/dataguard-10g-administrasi-physical-standby-db/#comment-427</link>
		<dc:creator>Homsan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2008 08:52:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rohmad.net/2008/06/10/dataguard-10g-administrasi-physical-standby-db/#comment-427</guid>
		<description>wah sipp penjelasannya ...

cuman saya masih bingung , kalo misal primarynya mati / server Hang misalnya .. untuk switch ke standbynya gimana yach ..?? 

apakah bisa otomatis ...???
terus di sisi client .. apakah merasakan jeda dari perpindahan tsb ( transaksi terhenti ??? )</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah sipp penjelasannya &#8230;</p>
<p>cuman saya masih bingung , kalo misal primarynya mati / server Hang misalnya .. untuk switch ke standbynya gimana yach ..?? </p>
<p>apakah bisa otomatis &#8230;???<br />
terus di sisi client .. apakah merasakan jeda dari perpindahan tsb ( transaksi terhenti ??? )</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rohmadne</title>
		<link>http://rohmad.net/2008/06/10/dataguard-10g-administrasi-physical-standby-db/#comment-300</link>
		<dc:creator>rohmadne</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 02:49:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rohmad.net/2008/06/10/dataguard-10g-administrasi-physical-standby-db/#comment-300</guid>
		<description>Rekan Masdi2t benar, kalau masih dalam 1 mesin, manfaat High Availability (HA) nya tidak optimal.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Rekan Masdi2t benar, kalau masih dalam 1 mesin, manfaat High Availability (HA) nya tidak optimal.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: masdi2t</title>
		<link>http://rohmad.net/2008/06/10/dataguard-10g-administrasi-physical-standby-db/#comment-293</link>
		<dc:creator>masdi2t</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 03:03:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rohmad.net/2008/06/10/dataguard-10g-administrasi-physical-standby-db/#comment-293</guid>
		<description>Tetapi kalau standby database ada di 1 mesin dengan primary-nya, keuntungan HA tidak tercapai. 
Mesin jadi berat karena ada 2 instance dan juga menjadi single point of failure, misal jika terjadi kerusakan h/w, kemungkinan primary dan standby akan rusak bersamaan.

-masdi2t-</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tetapi kalau standby database ada di 1 mesin dengan primary-nya, keuntungan HA tidak tercapai.<br />
Mesin jadi berat karena ada 2 instance dan juga menjadi single point of failure, misal jika terjadi kerusakan h/w, kemungkinan primary dan standby akan rusak bersamaan.</p>
<p>-masdi2t-</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rohmadne</title>
		<link>http://rohmad.net/2008/06/10/dataguard-10g-administrasi-physical-standby-db/#comment-204</link>
		<dc:creator>rohmadne</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2008 06:51:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rohmad.net/2008/06/10/dataguard-10g-administrasi-physical-standby-db/#comment-204</guid>
		<description>Ya...
Kita bisa membuat standby database di mesin yang sama dengan primary database.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya&#8230;<br />
Kita bisa membuat standby database di mesin yang sama dengan primary database.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Homsan</title>
		<link>http://rohmad.net/2008/06/10/dataguard-10g-administrasi-physical-standby-db/#comment-195</link>
		<dc:creator>Homsan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 02:10:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rohmad.net/2008/06/10/dataguard-10g-administrasi-physical-standby-db/#comment-195</guid>
		<description>wah .. lengkap juga nich tutorialnya ... 
thankyu mas...

btw aku ada pertanyaan nich , kalo misal aku punya 3 database aktif , untuk membuat standby database ini aku harus nyediain 3 komputer atau bisa dengan 1 komputer aja   dengan 3 instance ..???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah .. lengkap juga nich tutorialnya &#8230;<br />
thankyu mas&#8230;</p>
<p>btw aku ada pertanyaan nich , kalo misal aku punya 3 database aktif , untuk membuat standby database ini aku harus nyediain 3 komputer atau bisa dengan 1 komputer aja   dengan 3 instance ..???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
