Arsitektur Database Oracle

Arsitektur Database Oracle

Kata database dalam frasa “arsitektur database Oracle” seharusnya adalah Database Management System (DBMS). Untuk penyederhanaan penyebutan, Database Management System memang sering cukup disebut database saja.

Secara umum komponen DBMS Oracle terdiri atas memory, proses, dan file-file. Lebih jauh lagi, komponen-komponen tersebut dikelompokkan sebagai berikut:

  1. Instance
    – Memory yang disebut sebagai System Global Area (SGA), terdiri atas: Shared Pool (Libary Cache and Data Dictionary Cache), Database Buffer Cache, Redolog Buffer Cache, Java Pool, Large Pool.
    – Back ground process: PMON, SMON, DBWR, LGWR, CKPT, dan lain-lain
  2. Database
    – Datafile
    – Control file
    – Redo log file
  3. Komponen lain
    – process: Server Process, user process
    – memory: Program Global Area (PGA)
    – File: Archived log, parameter, dan password file

17 thoughts on “Arsitektur Database Oracle”

  1. Secara konsep saya setuju pak, tapi untuk pembahasaan “Database Oracle”, rasanya memang itu yang dipilih pihak Oracle.

    Baik di website atau di buku-buku oracle university tidak menyebutkan sebagai DBMS. Bahkan pada buku oracle university untuk yang admin 10g menyebutkan “oracle server”.

    Tanpa bermaksud membuat bingung.

    Saya tidak mencoba mengatakan gabungan database (datafile, controlfile, redo log file) dan instance adalah oracle database.

    Tetapi yang dimaksud dengan oracle database memang merujuk ke datafile, controlfile dan redolog. Jadi kalau pihak oracle menyebutkan oracle database, memang itu yang dimaksud. Tidak perlu menyebutkan Oracle DBMS. atau database dan instance.

    Masalah arsitektur oracle server adalah terdiri dari instance dan database, itu adalah “oracle server” atau DBMS menurut pak rohmad.

    Secara roadmap produk-produk database, memang lebih sering disebut database, dengan merujuk datafilenya.

    Misalnya acces, database nya adalah file mdb. Untuk mengaksesnya dibutuhkan aplikasi access.

    Ini memang tidak bisa tepat menganalogikan, karena pada oracle harus ada instance yang start agar database dapat dibaca.

    Yahya

  2. klo dalam satu server, database nya lebih dari 1, misal ada 2 database, db 10g A dan db 10g B. untuk instance di server tersebut ada brp ?

  3. Ada dua juga. Jumlah instance parallel dengan jumlah database, karena 1 database dilayani oleh 1 instance. Kecuali RAC (real application cluster) di mana 1 database dilayani oleh lebih dari 1 instance.

  4. eh mnta bantuannya ya bwt memperjelas cara membuat fungsi dan procedure di oracle dgn menggunakan tool toad.. trim’s ya bwt infonya.

  5. boleh bertanya ?
    apakah ada cara/solusinya jika saya memiliki 2 database di 2 kota yang berbeda dengan kondisi semua, kemudian hendak digabungkan menjadi 1 database saja dan 1 instance

    terima kasih

  6. Pak perbedaan Oracle instance (SID) sama Oracle Service itu apa y ? apa oracle global naming seperti orcl.oracle.com itu termasuk Service ?

    Mohon penjelasannya ttg 2 hal tsbt Pak,, saya masih bingung , klo switch database itu sebenernya yg di switch sid atau servicenya ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *