Jadikan Suasana Kerja Menjadi Suasana Kanak-kanak

Kesehariannya, saya menghabiskan waktu 9 jam di kantor, 8 jam untuk kerja dan 1 jam untuk istirahat. Seminggu totalnya 9jam kali 5hari sama dengan 45 jam. Setahun totalnya 45jam kali 52minggu sama dengan 2340 jam. Kalau dikurangi libur dan cuti sekitar 25 hari (225jam); maka dalam setahun saya habiskan 2115 jam di kantor, atau sekitar 24% dari total waktu yang saya miliki !!!

Kalau tidak menikmati suasana kerja, sungguh celaka. Kebayang gak sih, gimana rasanya orang kerja yang tidak nyaman dengan pekerjaannya; ia menghabiskan seperempat hidupnya di neraka. Sebaliknya, berbahagialah mereka yang menjadikan tempat kerjanya sebagai surga. Syukur sekali, saya termasuk orang yang berbahagia itu.

Kalau mau tahu, tempat kerja saya itu kayak Sekolah Dasar. Isinya main-main dan ketawa-ketawa. Lho, kok maen-maen? Ups, jangan salah. Maen-maen bukan berarti tidak kerja. (Pekerjaan) apapun yang dipegang itu dianggap sebagai mainan, asyik khan. Kita ketawa-ketawa, bukan berarti tidak ngurusin kerjaan. Senyum dan tawa adalah media komunikasi dengan sesama rekan kerja. Dengan senyum dan tawa, komunikasi menjadi sangat lancar, so… kerjaan cepat beres. Kita tahu khan, bahwa lambatnya pekerjaan sebagian besar disebabkan oleh tidak lancarnya komunikasi antar pihak terkait.

Kita itu kalau dah ngumpul sama rekan kerja, gak ada yang namanya jaim-jaiman (jaga jarak, sok wibawa, dll). Semua tampak kanak-kanak. Dari pegawai baru sampai yang senior, gak terkecuali.

Masa kanak-kanak adalah masa untuk bermain, masa yang indah dan selalu dikenang.  Kalau bisa, kenapa tidak kita jadikan seluruh waktu hidup kita untuk seperti kanak-kanak itu?

This entry was posted in Motivasi. Bookmark the permalink.

2 Responses to Jadikan Suasana Kerja Menjadi Suasana Kanak-kanak

  1. imamprakoso says:

    hola,

    pak rohmat, imamp nih, yang kemaren nungguin apply locally manage, yang bareng kamel itu loh. melihat pak rohmat ngutak utik database kemaren emang kelihatan seperti anak-anak maen games animasi. musik dewi yullnya ok juga.

    imamp.

  2. rohmadne says:

    He…he…
    Temen-temen malah pada bilang gini “Wah bapak ini kalo lagi becanda. Tampang sih bapak-bapak, tapi kelakuan anak-anak” 🙂

    Wah Dewi Yull itu penyanyi favoritku. Aku suka banget sama love songs-nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *