Archive for March, 2008

Rahasia Hidup Bahagia03.31.08

Hal-hal apakah yang membuat hidup kita bahagia? Apakah harta benda, uang, pangkat, jabatan, nama besar, keluarga, anak, istri, atau ibadah? Tentu jawabannya sangat beragam.

Apakah yang mengerakkan (motivasi utama) semua aktifitas umat manusia ini? Kalau dirunut sampai ke ujungnya, saya berani mengatakan bahwa motivasi utama manusia beraktifitas adalah untuk MERAIH KEBAHAGIAAN dan MENGHINDARI PENDERITAAN. Manifiestasi berbagai macam, sebanyak aktifitas yang dilakukan semua manusia saat ini. Dan… saya nulis ini juga dalam rangka MERAIH KEBAHAGIAAN.

Semua keinginan menimbulkan ketegangan di pikiran (mind) kita. Apa yang terjadi ketika keinginan kita terpenuhi? Yang terjadinya adalah meredanya ketegangan. Nah, saat ketegangan ini mereda, kita merasakan sensasi yang menyenangkan (bahagia). Biasanya, sensasi itu tidak berlangsung lama karena perhatian dilaihkan pada keinginan lain yang belum terpenuhi. (more…)

Posted in Uncategorizedwith 5 Comments →

To all the Girls I’ve loved before03.31.08

Duhai kekasih kekasih
Yang pernah datang dan pergi
Bahagia hatiku lagu ku untukmu
Semua yang pernah kucinta

To all the girls I once come in
In the day I say the bless
For helping me to grow I owe a lot I know
To all the girls I’ve loved before

The wind of change always’s blowing
And everytime I try to say
The winds of change comes to you blowing
And thing’s carry me away

Duhai kekasih kekasih
Yang pernah saling berbagi
Kini kunyanyikan gita cinta kita
Demi kenangan abadi

To all the girls who cares for me
To fill my night with extacy
They live within my heart and always be apart
To all the girls I’ve loved before

The wind of change always’s blowing
And everytime I try to say
The winds of change comes to you blowing
And thing’s carry me away

To all the girls we’ve loved before
Yang pernah datang dan pergi
We’re delight that we’re alive
Lagu ku untukmu
To all the girls we’ve loved before

Duhai kekasih kekasih
Who traved in and out of us
Bahagia hatiku
We dedicate this song

To all the girls we’ve loved before

(song by Julio Iglesias & Andre Hehanusa)

Posted in Uncategorizedwith 1 Comment →

Apakah Uang Menghambat Spiritual?03.28.08

Sering, orang yang mendalami spiritual dibilang untuk meninggalkan duniawi. Salah satu yang ditunjuk sebagai duniawi adalah harta. Lebih spesifik lagi, salah satu yang ditunjuk sebagai harta adalah uang. Karena saking semangatnya dengan spiritual, si orang tersebutpun rela meninggalkan duniawi (atau harta, atau uang). Aktifitas mencari uang hanya sekedarnya saja untuk mencukupi kebutuhan pokok, selebihnya aktifitas yang dilakukan adalah mendalami spiritual.

Konon katanya, hal-hal yang berkaitan dengan duniawi itu tidak bisa disatukan dengan sipiritual (dalam tradisi islam sering disebut sebagi ukhrowi). Sesuai dengan asal katanya, spirit berarti ruh. Ruh adalah immaterial, lawannya materi.; dan materi ini sering disinonimkan dengan duniawi. Bagaimana mungkin, materi (duniawi) disatukan dengan yang tidak materi (spiritual). Begitu katanya. (more…)

Posted in Uncategorizedwith No Comments →

Sertifikasi Database Oracle03.26.08

ocp.jpgDatabase Management System (DBMS), atau cukup disebut database, yang saat ini paling banyak digunakan oleh enterprise (perusahaan besar) adalah Oracle. Indikator paling gampang adalah lowongan pekerjaan Database Administrator (DBA) Oracle adalah yang paling banyak diantara lowongan DBA yang ada. Coba saja search vacancy di jobsdb.com dengan keyword “database” atau “DBA”, yang paling banyak muncul [hampir] pasti DBA Oracle.

Dengan banyaknya vacancy DBA Oracle itu, tentu menambah peluang bagi para pencari kerja. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu dimiliki oleh para pencari kerja tsb:
- Pemahaman konsep database Oracle (wajib)
- Pengalaman sebagai DBA (biasanya wajib, tidak wajib bagi entry level)
- Training database Oracle (keutamaan)
- Sertifikat DBA Oracle (keutamaan)

(more…)

Posted in Concept, Developing DBA careerwith 4 Comments →

Mengatasi Kebiasaan Bicara Gagap03.19.08

Akhir-akhir ini umi sering resah. [Saya memanggil istri dengan sebutan umi]. Pasalnya Nisa, anak kami, sekarang ngomongnya tambah gagap. Dulunya sih gak ketahuan kalau gagap. Seiring dengan bertambahnya kecakapan dalam bicara, bertambah pula gagapnya. Kata umi, “Wah, ini nurun dari ayahnya nih. Semua-semua nurun dari ayah. Gak mukanya, gak hidungnya, gak gagapnya. Hanya ceweknya aja yang nurun dari umi :-)

Sekarang saya sih gak gagap. Dulu, waktu masih kecil dan remaja, saya itu gagapnya minta ampun. Orang-orang sekampung tahu kalau saya gagap. Yang gagap itu banyak, dan di kampung mungkin saya yang paling parah. Memang, kami dari keluarga yang gagap.

Bapak saya gagap. Ibu sih enggak. Dari empat anaknya, hanya satu yang tidak gagap, yaitu kakak (anak pertama). Yang paling parah gagapnya adalah saya dan adik bungsu. He… he… lucu ya, bisa anda bayangkankalau kami sekeluarga lagi ngobrol rame-rame :-)

Saya masih inget, saya paling susah menyebut kata yang diawali huruf m dan p, misalnya “mmmememmmeja” dan “ppppapapappppppaling-pppppappaling”.

(more…)

Posted in Uncategorizedwith 10 Comments →

Jadikan Suasana Kerja Menjadi Suasana Kanak-kanak03.18.08

Kesehariannya, saya menghabiskan waktu 9 jam di kantor, 8 jam untuk kerja dan 1 jam untuk istirahat. Seminggu totalnya 9jam kali 5hari sama dengan 45 jam. Setahun totalnya 45jam kali 52minggu sama dengan 2340 jam. Kalau dikurangi libur dan cuti sekitar 25 hari (225jam); maka dalam setahun saya habiskan 2115 jam di kantor, atau sekitar 24% dari total waktu yang saya miliki !!!

Kalau tidak menikmati suasana kerja, sungguh celaka. Kebayang gak sih, gimana rasanya orang kerja yang tidak nyaman dengan pekerjaannya; ia menghabiskan seperempat hidupnya di neraka. Sebaliknya, berbahagialah mereka yang menjadikan tempat kerjanya sebagai surga. Syukur sekali, saya termasuk orang yang berbahagia itu.

Kalau mau tahu, tempat kerja saya itu kayak Sekolah Dasar. Isinya main-main dan ketawa-ketawa. Lho, kok maen-maen? Ups, jangan salah. Maen-maen bukan berarti tidak kerja. (Pekerjaan) apapun yang dipegang itu dianggap sebagai mainan, asyik khan. Kita ketawa-ketawa, bukan berarti tidak ngurusin kerjaan. Senyum dan tawa adalah media komunikasi dengan sesama rekan kerja. Dengan senyum dan tawa, komunikasi menjadi sangat lancar, so… kerjaan cepat beres. Kita tahu khan, bahwa lambatnya pekerjaan sebagian besar disebabkan oleh tidak lancarnya komunikasi antar pihak terkait.

Kita itu kalau dah ngumpul sama rekan kerja, gak ada yang namanya jaim-jaiman (jaga jarak, sok wibawa, dll). Semua tampak kanak-kanak. Dari pegawai baru sampai yang senior, gak terkecuali.

Masa kanak-kanak adalah masa untuk bermain, masa yang indah dan selalu dikenang.  Kalau bisa, kenapa tidak kita jadikan seluruh waktu hidup kita untuk seperti kanak-kanak itu?

Posted in Uncategorizedwith 2 Comments →

Sehari ada 3 sampai 4 Jam di Kendaraan Umum03.17.08

Saya pergi ke dan pulang dari kantor naek kendaraan umum. Jarak rumah ke kantor sekitar 35km. Pada malam hari atau hari libur, jarak segitu ditempuh sekitar 40-an menit. Kalau hari biasa, antara satu setengah sampai dua jam. Maklumlah, kemacetan di Jakarta adalah hal yang lumrah.

Kalau dihitung, rata-rata dalam sehari ada 3 sampai 4 jam yang saya habiskan di kendaraan umum. Waktu yang cukup banyak, bukan? Saya sudah terbiasa menjalani kehidupan begini. Rumah, kendaraan umum, dan kantor adalah bagian dari hidup saya. Semuanya penting. Semuanya berarti bagi saya.

Banyak teman yang mengeluhkan lamanya waktu tempuh rumah ke kantor. Katanya capek lah, terlalu banyak menyia-nyiakan waktu lah, tidak produktif lah, dan lah-lah yang lainnya. Dulu saya juga begitu. Syukurlah perasaan gitu tidak berlangsung lama saya rasakan. Kalau bisa dinikmati, kenapa tidak? Kalau kita punya kebebasan untuk menyikapi hal-hal tersebut, kenapa kita tidak milih menyikapi secara positif?

Waktu di kendaraan umum adalah waktu perantara, waktu peralihan dari suasana rumah ke suasana kantor dan sebaliknya. Di kendaraan umum kita mungkin masih memikirkan tetek bengek rumah. Dengan merenung dan introspeksi, tetek bengek itu pelan-pelan mereda, sehingga begitu sampai kantor pikiran sudah siap untuk ‘tempur’. Demikian juga sebaliknya, ketika pulang kita mungkin masih memikirkan masalah-masalah kantor di dalam kendaraan. Dengan merenung dan introspeksi, pikiran-pikiran ini mulai mereda, sehingga begitu sampai rumah pikiran sudah fresh dan siap untuk bercengkerama dengan keluarga.

Posted in Uncategorizedwith 5 Comments →

Mulai Menulis Lagi03.14.08

He…he… Kok rasanya kagok ya begitu mo mulai nulis. Padahal dulu nulis itu seperti makan kacang. Jalan terus tau-tau habis banyak. Sekarang mesti mikir-mikir, mau nulis apa ya; truss… bahasanya gimana ya… Waduh, kalau kayak gini, kapan nulisnya :)
Rasa-rasa seperti ini dulu pernah saya alami, ketika mau nge-blog pertama kali. Persis, seperti itulah. Hem… kayaknya kebangeten banget kalau jatuh lagi di lubang yang sama. So, what next?

Yang paling gampang adalah, tulis apa yang sedang dirasakan. Tulis saja. Apa perasaan sungkan, malu, jaim, sok pengin tampil perfect, dll. Jangan berusaha mengedit kalimat yang telah ditulis. Mengeditnya nanti saja, kalau sudah selesai semua. Kenapa? Kalau terpaku pada setiap kalimat yang telah ditulis, nanti jadi lambat untuk majunya. Just mengalir saja, hayati apa yang dirasakan, kemudian tulis apa yang dirasakan tersebut. Just it is. Hanya begitu. Tuh khan, saya dah berhasil nulis bererapa kalimat :)
Sebenarnya apa sih yang menghambat kita itu? Tak lain dan tak bukan adalah keinginan untuk tampil sempurna. Dalam hal menulis ini misalnya. Begitu kita pengin nulis, eh muncul perasaan “Nanti bagus gak ya. Nanti gimana kata orang. Kalau jelek gimana. Kalau ditertawain orang gimana. ???”

So, jadilah diri sendiri. Hayati apa yang sedang dirasakan. Tuliskan apa yang pengin ditulis. Dan, saya ucapkan selamat datang kembali di dunia blog menge-blog pada diri saya sendiri :) Narsis itu lebih baik dari pada tampil perfect selama itu adalah diri kita sendiri.

Posted in Uncategorizedwith 2 Comments →

Hari Pertama ngeblog lagi03.13.08

Dulu saya pernah nge-blog di multiply. Karena suatu hal akhirnya blog tersebut saya closed. Itu kira-kira setahun yang lalu. Dasar hobinya nulis, rasanya kok gatal kalo gak nulis-nulis. Makin lama gatal itu makin parah :) Jadi deh untuk ngurangin gatal ya salah satunya ngeblog lagi.

Sebenarnya blog bukan satu-satunya saluran hobi menulis. Masih ada milis. Ada lebih dari 20 milis yang kuikuti, beberapa di antaranya saya aktif nulis.

Posted in Uncategorizedwith No Comments →

    Ingin dikirim artikel ke Email Anda?

  • Enter your email address:

    Delivered by FeedBurner

  • Search